nada-nada keharuman terdengar menyayat hati
ketika sebuah rasa dan perasaan perlahan pergi dan terkubur dalam ruang-ruang hati yg hampir retak..
kesunyian dan kepiluan terpancar dari paras lembutnya..
membisu dan membatu..
ribuan tanya seolah sulit terjawab
menjadikan smua sbuah misteri tentang arti sebuah cinta..
tatapanNya kini kosong.. tawanya perlahan memudar..
hingga hidup tak lagi dapat melihatNya menari dan menyanyi..
langit tak dapat lagi menyambut dengan nuansa birunya..
hujan pum yak kehnti turun medukungNya bersdih..
lalu apakah dunia pun harus turut menangis
jika butiran air mata masih membasahi pipi dan haruskah mentari berhenti bersinar
bila para insan sedang di landa perpisahan
kalau demikian siapa yg pemsti disaahkan jika waktu merentangkan kita pada sebuah perpisahan..